Bangga Menjadi Perempuan

Bagi yang tahu, hari ini, 8 Maret  adalah hari perempuan sedunia lho. Selain ada peringatan hari ibu, ternyata perempuan juga memiliki hari peringatan tersendiri. Seneng ya jadi perempuan, coba kalau pas hari perempuan atau hari ibu gitu ada libur nasionalnya, heehehhe.

Sebelumnya saya sendiri juga belum pernah tahu kalau ada peringatan hari perempuan. Baru pagi ini, tahun ini waktu browsing sesuatu di Google kok tampilan Google nya agak-agak girly, oh ternyata dalam rangka hari perempuan sedunia.

Penasaran sih, gimana sejarahnya kok bisa sampai ada hari perempuan sedunia. Searching-searching artikel, ternyata ada beberapa yang membahas itu. Ide diadakannya hari perempuan sedunia ini sebenarnya telah ada sejak abad sebelumnya, dimana saat itu pertumbuhan industri sedang berkembang, ditambah pula dengan laju pertumbuhan penduduk dunia yang meningkat dan munculnya paham-paham serta ideologi yang  sedang mengalami pergolakan. Peringatan hari perempuan sedunia ini tak lepas dari peristiwa-peritiwa super yang melibatkan perempuan dalam rangka memperjuangkan persamaan hak dan kebebasan mereka, di antaranya :

8 Maret 1857 para buruh perempuan di sebuah pabrik tekstil di New York  melakukan demontrasi untuk menentang tempat kerja yang tidak manusiawi dan upah yang rendah. 2 tahun kemudian, masih di bulan Maret para buruh ini untuk pertama kalinya mendirikan serikat buruh sebagai upaya melindungi diri, dan memperjuangkan beberapa hak dasar di tempat kerja.

8 Maret 1908, sekitar 15 ribu perempuan turun ke jalan di kota New York untuk menuntut pemberlakuan jam kerja yang lebih pendek, menuntut hak memilih di dalam pemilu, dan menghentikan pekerja di bawah umur. Mereka menyerukan slogan “roti dan bunga”. Roti sebagai simbol jaminan ekonomi dan bunga sebagai simbol kesejahteraan hidup.

1913-1914 perempuan-perempuan Rusia memperinati hari perempuan dengan berunjuk rasa memprotes perang dunia I. Peringatan ini juga sebagai upaya solidaritas terhadap seluruh perempuan di dunia.

8 Maret 1917 sekitar 2 juta tentara Rusia meninggal akibat perang. Perempuan-perempuan Rusia turun ke jalan, sambil meneriakkan “roti dan perdamaian”. 4 hari kemudian Tsar (Raja) turun tahta, kemudian pemerintah sementara mengakui persamaan hak perempuan dalam pemilu. Sejak saat itu Hari Perempuan Sedunia diperingati oleh perempuan-perempuan di dunia.

Kalau perempuan-perempuan tangguh itu memperjuangkan haknya sedemikian rupa, semestinya kita perempuan-perempuan yang hidup di abad dengan kondisi lebih baik ini bisa menjaga dan mengemban kesetaraan yang telah kita peroleh. Misalnya yang sudah memperoleh kesetaraan hak bekerja mestinya bisa mempertanggung jawabkan joblist pekerjaannya. Yang sudah memperoleh kesetaraan hak belajar sampai jenjang yang sangat tinggi pun, semestinya bisa mempertanggung jawabkan ilmu yang telah ia peroleh.

Jadi perempuan tangguh yuk, yang gak gampang ngeluh waktu mendapat tantangan, yang gak gampang nangis waktu ditinggalin pacar😀, yang gak gampang marah ketika orang lain menilai sesuatu yang buruk kepada kita, yang gak gampang menyerah ketika beban sudah terasa sangat berat, yang tetap menjaga harga diri ketika yang lain tak lagi memperdulikan harga diri, dan yang tetap setia pada hal-hal baik ketika yang lain membaikkan segala cara untuk tujuannya masing-masing.

Untuk My Beloved Mom, perempuan tangguhku, bangga memanggilmu Ibu🙂

10 thoughts on “Bangga Menjadi Perempuan

  1. pantang menangis saat ditinggal buaya darat🙂

    hahhaha….. setuju mba Wid, kita sebagai perempuan harus tangguh dan jangan mudah diperdaya laki laki🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s